SlideShow

Tampilkan postingan dengan label Penyakit Menular Seksual (PMS). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Menular Seksual (PMS). Tampilkan semua postingan
0

Penyakit Menular Seksual (PMS)


PMS adalah singkatan dari Penyakit Menular Seksual, yang berarti suatu infeksi atau penyakit yang kebanyakan ditularkan melalui hubungan seksual (oral, anal atau lewat vagina).
PMS juga diartikan sebagai penyakit kelamin, atau infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. harus diperhatikan bahwa PMS menyerang mata, mulut, saluran pencernaan, hati, otak dan organ tubuh lainnya.
contohnya, baik HIV/AIDS dan hepatitis b dapat ditularkan melalui hubungan seks tapi keduanya tidak terlalu menyerang alat kelamin.

Mengapa kita membutuhkan informasi tentang PMS?
Jika kita melakukan hubungan seksual dengan orang lain, walaupun hanya sekali, kita dapat terkena PMS.

Apa hubungan organ-organ reproduksi dengan PMS?
Kebanyakan PMS membahayakan organ-organ reproduksi. Pada wanita, PMS menghancurkan dinding vagina atau leher rahim, biasanya tanpa tanda-tanda infeksi. Pada pria, yang terinfeksi terlebih dulu adalah saluran air kencing. Jika PMS tidak diobati dapat menyebabkan keluarnya acairan yang tidak normal pada penis dan berakibat sakit pada waktu buang air kecil. PMS yang tidak diobati dapat mempengaruhi organ-organ reproduksi bagian dalam dan menyebabkan kemandulan baik pada pria ataupun wanita.

Bahaya PMS
Ada beberapa bahaya PMS, yaitu :
  • Kebanyakan PMS dapat menyebabkan kita sakit
  • Beberapa PMS dapat menyebabkan kemandulan.
  • Beberapa PMS dapat menyebabkan keguguran.
  • PMS dapat menyebabkan kanker leher rahim.
  • Beberapa PMS dapat merusak penglihatan, otak dan hati.
  • PMS dapat menular kepada bayi.
  • PMS dapat menyebabkan kita rentan terhadap HIV/AIDS.
  • Beberapa PMS ada yang tidak bisa disembuhkan.
  • Beberapa PMS seperti halnya HIV/AIDS dan Hepatitis B dapat menyebabkan kematian.
Tipe-tipe PMS
Ada banyak PMS, yang paling umum dan penting untuk diperhatikan adalah :
  • Gonore
  • klamidia
  • Herpes kelamin
  • Sifilis
  • Hepatitis B
  • HIV/AIDS
Meski hanya ada beberapa yang disebutkan di atas tapi masih ada banyak lagi PMS lain diluar sana dan kita wajib untuk lebih berhati-hati dengan tetap melakukan pola hidup bersih dan pastinya dengan tidak berganti-ganti pasangan juga tidak menggunakan obat-obatan terlarang terutama dengan jarum suntik.

Dapatkah PMS disembuhkan ?
Tidak semua PMS dapat disembuhkan. PMS yang disebabkan oleh virus, seperti HIV/AIDS, herpes genitalis (herpes kelamin), dan hepatitis B adalah contoh PMS yang tidak dapat disembuhkan. HIV/AIDS merupakan yang paling bahaya. HIV/AIDS tidak dapat disembuhkan dan merusak sistem kekebalan tubuh manusia yang memiliki peranan palling penting dalam melawan penyakit. Banyak orang yang meninggal karena AIDS disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh mereka tidak dapat melawan infeksi.
Herpes genitalis memiliki gejala yang muncul-hilang dan biasanya terasa sangat sakit jika penyakit tersebut sedang aktif. Pada Herpes, obat-obatan hanya bisa digunakan untuk mengobati gejala saja, tetapi virus menyebabkan herpes tetap hidup di dalam tubuh selamanya.


0

Kencing Nanah (Gonore)

Kencing nanah atau gonore atau dalam bahasa inggris dikenal sebagai gonorrhea atau gonorrhoea adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokkan dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kemih dan menginfeksi selaput di dalam pinggul sehingga timbul nyeri
pinggul dan gangguan reproduksi.



Gonore adalah penyakit menular seksual (PMS) yang paling sering ditemukan dan paling mudah ditegakkan diagnosisnya. Masa Inkubasi antara 3-5 hari.

GEJALA
Penderita pria
---> biasanya mengeluhkan sakit pada waktu kencing. Dari mulut saluran kencing keluar nanah kental berwarna kuning hijau. Setelah beberapa hari keluarnya nanah hanya pada pagi hari, sedikit dan encer serta rasa nyeri berkurang. bila penyakit ini tidak diobati dapat timbul komplikasi berupa peradangan pada alat kelamin.
Pada wanita
--> Penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak menimbulkan keluhan sama sekali, sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan GO. Kadang penderita mengeluh keputihan dan nyeri waktu kencing.
Dapat timbul komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya kelenjar Bartholin sehingga penderita sukar jaalan karena nyeri. Komplikasi dapat ke atas menyebabkan kemandulan, bila ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus.
Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik (seluruh tubuh) ke sendi jantung, selaput otak dan lain-lain.
Pada ibu hamil
--> Bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan.